Postingan

SURAT TRAKHIR UNTUK SANG PEMBAWA KISAH

Gambar
Rasaku terhadap mu tak pernah berubah walau kau pernah tancapkan seribu anak panah ke dada. . Tak ada hal yang kubenci terhadapmu Tapi.. Aku kecewa atas diriku, meluluhlantahkan perasaan yg tulus terhadap hati kecil ini . Malam itu.. Tepat dimana aku baru memulai menata masa depan ku di bangku kuliah. Disaat itu pula kau tinggalkan ku, karena kecewa kepada seorang pecundang seperti ku . Maaf.. Kala itu sungguh di luar kesadaran dan akal sehat, dimana aku tak benar-benar memakai perasaan untuk menghadapi mu tanpa memikirkan perasaan yang tulus itu. Pada saat yang sama, aku merasa puas telah mencaci maki mu He.. Hal yang paling bodoh yang pernah ku lakukan. . Tak apa Sekarang aku merasa lebih baik setelah beberapa lama kau meninggalkan kuu. Hati mu di isi oleh orang terbaik yang kau pilih sendiri Dan aku yakin kau tak kan pernah salah memilih, walau hati sedang di goncangkan peristiwa hebat. . Semoga saja dengan hilang nya diriku dari kehidupan mu, membuat hati teroba...

Dirundung dermaga rindu

Gambar
Kala itu .. aku sempat bingung,  Seketika gempar semarak "pulang kampung" terngiang dan bertubi-tubi terlontar ketelingaku.. Aku coba tanya pada seorang teman segubukku,. "Apa yang mereka semarakkan diluar?" Dengan nada pelan. Aku malah bertambah penasaran, ketika ia malah tertawa,. "kau tak ingin pulang berjumpa ayah ibumu, kita kan dalam waktu libur skarang ?" Diiringi senyum. Oo...hati berkata, Skarang kutelah temukan Jawabannya😊.. Usai itu, aku memang senang dengan antusias mereka yg pulang ingin berjumpa orang tua&keluarganya ,. Namun, hatiku seakan retak&pecah, yg juga pulang bersama mereka hari itu.. Karena aku tak bisa berjumpa&berkumpul dgn orang tua&keluargaku.. Yah, mungkin Allah sedang mempersiapkan yang terbaik dan ingin segera dpt berkumpul dgn hikmat,. harapku selalu.., (Karya rahmat HL)

Jadilah penakluk hebat

Gambar

Sang pemburu belantara hutan - VERO CHANDRA

Gambar
Pagi menyeringai di pelupuk timur  Memecahkan keheningan malam Pergantian yang begitu cepat Lelaki rentah setengah abad mulai menyiapkan sebilah tas Sepucuk golok dan sepasang sepatu Bersiap menjelajah hutan belantara Perangkap-perangkap yang terpasang Merupakan pengharapan rezeki hari ini Rokok di temani segelas kopi Sarapan pagi yang mewah bagi seorang yang bergantung rezeki kepada alam dan keberuntungan Tak luput do'a keluarga di kampung, berharap mendapatkan rezeki cukup untuk menghidupi anak dan istri di rumah "Semoga saja ada nyangkut di perangkap ku hari ini" Merantau bukanlah kehendak Tetapi keadaan kota yang mendesak akan ijazah walau kuli bangunan sekali pun Terpaksa adalah kewajiban yang harus di jalani Anak, istri serta keluarga harus di beri nafkah untuk hidup Tak ada kata mengeluh  Hanya kata-kata motivasi yang terlontarkan dari mulut orang tua itu : "Mau hidup bagaimana pun kalau tak ada usaha, anda tak akan hidup lama ;belaj...

Salam hangat dari pejuang rasa

Gambar
Ribuan kilometer membentang dari timur ke utara, dari barat ke selatan Bukan alasan untuk mengakhiri kisah Merajut rasa dari ketidak pedulian sampai takut kehilangan Sekujur tubuh penuh akan angan-angan Perasaan yang tak kan habis di makan waktu, lenyap di hembus angin dan hilang di sapu ombak Wahai airin... Jangan lah berfikir seperti binatang Berfikirlah layaknya manusia Kita tidak hidup untuk hari ini Tetapi untuk masa depan Jagalah rasa ini layaknya engkau menjaga permata-permata yang kau punya Janganlah matikan harap karena disana lah tempat rasa mu berteduh  Hilangkan lah rasa khawatir akan berpisah Percayalah... "Harap dan rasa ini hanya untukMU " Karya : Vero Chandra

Apa aku harus?

Gambar
Senyap Hewan pun tak sudi berbicara Di saat hati merenungi untuk hal yang tidak pantas Berkata - kata di dalam jiwa Penuh hasrat untuk menyatukan kembali dua hal yang tidak mungkin di persatukan Egois memang Tapi hati merontah - rontah Bagai angin yang mengamuk Memporak-porandakan keadaan Aku tak tahu mengapa senja begitu indah sebelum di telan oleh gulita Apakah ini yang di katakan cinta hanya sesaat Apa aku harus menjadi segalanya untuk bisa menyatukan segalanya Menjadi fajar sebagai permulaan hari Menjadi awan sebagai penyejuk di siang hari Menjadi senja sebagai penutup terik Menjadi bulan sebagai penerang di malam hari "Apa aku harus?"

AKU BINGUNG

Gambar
Wahai mantan penghuni hati Betapa sepinya hati malam ini Bintang, bulan bahkan semesta pun tak mau menolehkan wajanya kepada ku Di dalam relung hati ini  Terselip rindu yang meng gebu-gebu Di temani alunan musik  Hiburan teman - teman, lawakan mereka Kebersamaan yang tak ternilai harganya Masih juga membuat hati ini sepi Bagaimana caranya aku menghadapi ini; AKU BINGUNG.