SURAT TRAKHIR UNTUK SANG PEMBAWA KISAH
Rasaku terhadap mu tak pernah berubah walau kau pernah tancapkan seribu anak panah ke dada. . Tak ada hal yang kubenci terhadapmu Tapi.. Aku kecewa atas diriku, meluluhlantahkan perasaan yg tulus terhadap hati kecil ini . Malam itu.. Tepat dimana aku baru memulai menata masa depan ku di bangku kuliah. Disaat itu pula kau tinggalkan ku, karena kecewa kepada seorang pecundang seperti ku . Maaf.. Kala itu sungguh di luar kesadaran dan akal sehat, dimana aku tak benar-benar memakai perasaan untuk menghadapi mu tanpa memikirkan perasaan yang tulus itu. Pada saat yang sama, aku merasa puas telah mencaci maki mu He.. Hal yang paling bodoh yang pernah ku lakukan. . Tak apa Sekarang aku merasa lebih baik setelah beberapa lama kau meninggalkan kuu. Hati mu di isi oleh orang terbaik yang kau pilih sendiri Dan aku yakin kau tak kan pernah salah memilih, walau hati sedang di goncangkan peristiwa hebat. . Semoga saja dengan hilang nya diriku dari kehidupan mu, membuat hati teroba...